Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2020

Memperkosa dan Diperkosa, Salah Siapa?

Dewasa ini, pelaku dan korban perkosaan tidak lagi memandang usia, hubungan kekerabatan, maupun gender. Dihimpun dari CNN Indonesia, Komnas Perempuan Indonesia mencatat bahwa terdapat sebanyak 8.797 kasus perkosaan terjadi dalam rentang tahun 2016-2018 dan mayoritas kasus ini dilakukan dalam ranah publik, kekerasan rumah tangga, atau relasi personal seperti perkosaan dalam perkawinan. Data tersebut merupakan data dari kasus perkosaan yang terjadi oleh perempuan yang ‘berani’ mengadu dan itu belum termasuk jumlah   korban perempuan yang tidak mengaku dan korban dari kalangan pria. Kenapa masih ada yang tidak mengadu? Biasanya kebanyakan korban masih merasa lebih baik menutup rapat-rapat apa yang terjadi daripada harus menanggung malu karena telah menjadi korban perkosaan. Hal ini didukung oleh kecenderungan berpikir sebagian masyarakat mengenai pengertian perkosaan yang belum sempurna, sehingga mengakibatkan terjadinya penurunan empati terhadap korban-korban perkosaan, baik k...

Anger

Jam pada dasbor mobil menunjukkan pukul 22.15 WIB saat aku terbangun dengan jaket yang masih melingkar di leher. Pemandangan pertama yang dilihat oleh netraku adalah jalanan beraspal hitam yang tengah dilahap oleh sedan putih di depan. Mobil Sedan itu berbelok-belok dengan lincah, berusaha menghindari lubang-lubang kecil yang mampu menimbulkan perasaan tidak nyaman kepada para penumpangnya. Mobil boks yang kunaiki bersama Pak Kasim dan Sudarsono pun berjalan demikian, mengikuti jejak sedan yang kini melaju kencang dari hadapan. Kuminta Pak Kasim mematikan AC mobil yang terasa dingin. Pak Kasim menuruti apa yang kuminta tanpa banyak bicara. Setelah AC dirasa mati, aku menurunkan kaca mobil hingga hampir setengahnya dan menyulut rokok yang kuambil dari atas dasbor. Manis nikotin terasa di hampir seluruh indra pengecapanku, membuat diri ini merasa candu akan kenikmatannya. Pak Kasim melirikku sebelum ikut membuka kaca jendela yang berada di samping kemudi, seketika asap rokok yang se...

Menyenangkan, tapi (Kok) Beracun?

            Mulut merupakan anggota tubuh yang sangat berperan penting dalam kehidupan sehari-hari kita. Sebagai anggota yang krusial harkatnya itu, kita selalu menggunakan bagian tubuh ini untuk melakukan banyak hal positif seperti berpidato, memuji, menyanjung,  dll. Namun selain itu, seringkali juga kita secara sadar mengetahui bahwa mulut yang kita miliki ini banyak pula bergerak untuk melakukan kegiatan -kegiatan negatif seperti mengumpat, mengejek, menghina, bahkan menggosipkan orang lain. Ironinya, kegiatan-kegiatan yang bernuansa negatif itu cenderung lebih banyak disukai oleh orang-orang dibandingkan dengan kegiatan positifnya. Sekarang kita mengaku saja, dalam sehari, kegiatan mulut mana yang lebih sering kita lakukan ? Memuji orang lain atau mengumpati mereka? Aku sangat meyakini bahwa pilihan kedua lah yang sering kali kita lakukan. Kegiatan-kegiatan itu salah, tentu saja. Itu merupakan kumpulan hal buru k y...