Idrus - Ave Maria
Malam itu sebuah keluarga tengah duduk di beranda rumah, mengenang seorang laki-laki aneh bernama Zulbahri. Hari ketika Zulbahri datang, sekeluarga tengah duduk-duduk bersama sebelum terlihat seorang lelaki yang berjalan sembari membaca buku. Pakaiannya tak karu-karuan. Baju jasnya sobek dan hanya tertinggal benang-benang di belakangnya. Karena adik Usup yang kencang menertawainya, lelaki itu ikut tertawa dan masuk ke dalam pekarangan. Lelaki itu memberi hormat kemudian duduk di kursi. Ayah menanyainya, tetapi ia hanya diam. Ia melihat majalah-majalah yang disimpan di meja bundar itu sebelum membawa satu dari antaranya pergi. Lelaki itu meninggalkan buku yang ia baca sebelumnya, sebuah buku filsafat. Keesokan hari dia datang kembali dan mengambil majalah lain, majalah lama diletakkan di atas meja. Setiap hari dia datang dan semakin ada perubahan positif yang terlihat. Ia semakin rapi dan berbicara sedikit-sedikit. Ternyata dia adalah seorang pengarang. Meski sudah banyak buk...